Banyumas, Senin, 17 Maret 2025 – Bank Indonesia Cabang Purwokerto mengadakan rihlah Ramadan ke berbagai pondok pesantren sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memberikan edukasi keuangan kepada para santri. Salah satu pesantren yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, Banyumas. Acara ini berlangsung di Gedung Zawiyah lantai tiga, dihadiri oleh KH. Zuhrul Anam Hisyam, Kepala Yayasan Al Anwar Al Hisyamiyyah, para kepala lembaga di bawah yayasan, perwakilan dari Bank Indonesia Purwokerto, mahasantri putra, serta segenap dewan guru dan asatid.


Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, acara ini menjadi ajang kebersamaan antara santri dan pihak Bank Indonesia. Selain silaturahmi dan buka puasa bersama, kegiatan ini diisi dengan sosialisasi tentang QRIS, perlindungan konsumen, serta cinta dan kebanggaan terhadap Rupiah. Pemateri dari Bank Indonesia, yaitu M. Hafiz Siddiq P., Tela Anggarayan Tirta, Firman Nurfaozi, dan Artan Duari, memberikan wawasan mengenai perkembangan transaksi digital, keamanan dalam bertransaksi, serta peran masyarakat dalam menjaga kepercayaan terhadap mata uang Rupiah.



Sebelum memulai materi, pemateri mengajukan pertanyaan kepada hadirin tentang apa itu QRIS. Seorang mahasantri dari Sanah 1, Adib Irmanzah, dengan cepat menjawab dengan benar dan mendapatkan hadiah apresiasi.
“QRIS adalah sistem pembayaran digital berbasis kode QR yang memudahkan transaksi tanpa harus membawa uang tunai,” ujar Adib dengan percaya diri.


Pemateri kemudian melanjutkan penjelasan bahwa QRIS kini menjadi standar pembayaran digital yang digunakan di berbagai sektor.Suasana semakin interaktif ketika sesi berikutnya membahas perlindungan konsumen dan transaksi yang aman. Pemateri menekankan pentingnya keamanan dalam menggunakan QRIS serta cara menghindari potensi penipuan digital. Menjelang akhir sesi, pemateri mengajukan pertanyaan lain mengenai pengalaman dengan uang palsu. Dari santri putri, Ustazah Annisa berbagi pengalaman bahwa ibunya, yang berjualan di pasar, pernah menerima uang palsu tanpa menyadarinya.
“Saat itu pasar sedang ramai, dan ibu menerima banyak uang dari pelanggan. Tapi ketika uang hasil jualan itu digunakan untuk transaksi di tempat yang memiliki sinar UV, ternyata ada beberapa lembar yang terdeteksi palsu,” ungkap Ustazah Annisa.
Kisah ini menjadi pengingat bagi semua hadirin tentang pentingnya memahami ciri-ciri keaslian Rupiah. Sebagai apresiasi, Ustazah Annisa mendapatkan hadiah tas dari pihak Bank Indonesia. Setelah sesi pemaparan materi selesai, KH. Zuhrul Anam Hisyam menyampaikan sambutan yang disambut penuh antusias oleh hadirin. Beliau menekankan bahwa ilmu fikih itu luas, bagaikan lautan yang tak bertepi.


“Jika di zaman Nabi, QRIS ini belum ada, maka di zaman sekarang sudah ada. Oleh karena itu, kita harus memahami bagaimana syariat menyikapi perkembangan zaman,” ujar beliau.
Beliau juga berbagi pengalaman pribadinya yang terpaksa harus menggunakan QRIS untuk transaksi karena tempat tersebut tidak menerima pembayaran tunai.
“Akhirnya saya pakai juga!” ujar beliau, yang langsung disambut gelak tawa hadirin.
KH. Zuhrul Anam Hisyam juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia Purwokerto atas edukasi keuangan yang sangat bermanfaat bagi para santri. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Zuhrul Anam Hisyam, diikuti dengan buka puasa bersama, menambah keberkahan di bulan Ramadan. Kegiatan ini berjalan dengan penuh antusiasme. Para santri mengikuti dengan seksama, terlibat dalam diskusi, dan memperoleh wawasan baru tentang perkembangan teknologi keuangan. Edukasi seperti ini menjadi penting agar santri juga melek digital tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman. Ramadan bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang belajar dan berbagi ilmu yang bermanfaat.
GALERI





- Borong Gelar Juara, Santri Andalusia Dominasi Olimpiade Bahasa Arab 2026 Tingkat Kabupaten Banyumas
BANYUMAS – Delegasi santri dari Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia Kebasen sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Berdasarkan surat… - Kenalkan Tradisi Literasi Pesantren, Mahasantri Ma’had Aly Andalusia Berikan Buku kepada Tokoh dan Ulama Nasional
Banyumas – Di sela rangkaian Harlah dan Haflah Akhirussanah ke-13 Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, Mahasantri Ma’had Aly Andalusia kembali menorehkan langkah penting dalam ikhtiar memperkenalkan tradisi literasi pesantren.… - Dari Pesantren ke Panggung Literasi Nasional: Mahasantri Ma’had Aly Andalusia Bedah Buku di BIL Fest 2026
PURWOKERTO – Kabar membanggakan kembali datang dari Ma’had Aly Andalusia. Dalam gelaran Banyumas International Literacy Festival (BIL Fest) 2026 yang berlangsung di Hetero Space Purwokerto, Selasa (16/6/2026), salah satu mahasantri… - Selamat atas Vonis Anda Hari Ini, Sampai Jumpa di Pengadilan yang Tak Bisa Disuap
Dahulu, sebelum mengutus Mu’adz bin Jabal sebagai hakim ke Yaman, Rasulullah ﷺ menguji kesiapan beliau dalam memutuskan suatu perkara. Dengan tegas, Mu’adz menyatakan akan bersandar pada Al-Qur’an, Sunnah, dan ijtihad… - UKM Jurnalistik dan Literasi Andalusia Cetak Karya Kedua, Buku Tafsir 234 Halaman Resmi Terbit
Banyumas, 4 Juni 2026 — UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia kembali menorehkan prestasi di bidang literasi dengan menerbitkan buku ber-ISBN kedua berjudul Meniti Jembatan Tafsir: Antologi Artikel Tafsir…
Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan berbagai artikel yang inspiratif dan bermanfaat tentang kehidupan akademik, program pendidikan, kegiatan santri, dan berbagai info penting lainnya. Segera kunjungi situs official Ma’had Aly Andalusia untuk memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda!
#balaghramadhan #ngajipasaran #santrilelermendunia #bankindonesia #Qris