BANYUMAS – Setelah menempuh perjalanan dari Mesir, Syekh Mahmud Hamid Ali Yasin, utusan resmi Universitas Al-Azhar Kairo, kembali ke lingkungan Andalusia, Banyumas, Kamis (10/9/2026) dini hari.
Kepulangan beliau disambut hangat oleh sejumlah santri dan mahasantri Ma’had Aly Andalusia. Tepat pukul 00.14 WIB, suasana Ndalem Kidul, kediaman beliau, mulai dipenuhi para santri dan mahasantri yang datang untuk menyambut kembalinya Syekh Mahmud Hamid Ali Yasin di bumi Andalusia Hibbana.
Kedatangan tersebut menjadi momen yang cukup istimewa. Setelah kurang lebih 63 hari berada di Mesir untuk berlibur, beliau akhirnya kembali ke Banyumas dan berkumpul kembali bersama keluarga besar Andalusia.
Meski berlangsung pada dini hari, antusiasme para santri dan mahasantri tetap terlihat. Mereka menyambut kedatangan beliau dengan penuh kehangatan sebagai bentuk penghormatan sekaligus rasa syukur atas kepulangannya.
Syekh Mahmud Hamid Ali Yasin sendiri merupakan utusan resmi Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Kehadiran beliau di lingkungan Andalusia turut memperkuat nuansa akademik dan keilmuan, khususnya dalam menjembatani hubungan pendidikan Islam antara Andalusia dan salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka di dunia, Al-Azhar Al-Syarif.
Kepulangan beliau diharapkan dapat kembali menghadirkan berbagai kontribusi dalam pengembangan wawasan keislaman dan akademik bagi para santri serta mahasantri Ma’had Aly Andalusia.
Malam semakin larut ketika satu per satu santri meninggalkan Ndalem Kidul. Namun, sambutan sederhana pada dini hari itu menjadi penanda kembalinya seorang guru sekaligus sosok yang memiliki kedekatan dengan keluarga besar Andalusia.
Penulis: Mahbub ‘Athoillah


