Mahad Aly Andalusia kembali bersiap memasuki musim politik. Pemilu Presiden Mahasantri tinggal menghitung bulan, dan satu per satu nama mulai keluar dari balik layar. Tapi satu nama yang mencuri perhatian sejak dini: Eka Prasetya.
Mahasantri semester dua ini akhirnya buka suara. Ia mengutarakan niatnya untuk ikut meramaikan bursa calon presiden mahasantri menggantikan Rifaul Fikri, presiden saat ini yang masa baktinya segera usai. Yang menarik, Eka bukan orang baru di panggung organisasi. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua UKM Mutarjim,unit yang dikenal militan dalam menerjemahkan Kalam- kalam yang berat menjadi ringan.


Yang lebih menarik lagi: Eka tak sendiri. Ia menyebut akan menggandeng wakilnya di UKM, Adib Irmanzah—yang lebih populer dengan nama “Waweng”—sebagai calon wakil presiden. “Ya biar segerbong. Kita sudah klop di UKM, jadi kenapa tidak lanjut sekalian di pemilu,” ungkap Eka dengan senyum simpul khasnya. “Kalau kita sudah tahu cara duduk bareng menyusun program, ya tinggal upgrade panggungnya saja.”


Tak butuh waktu lama, Eka melanjutkan dengan gaya khasnya yang ringan tapi tajam, “Kita ini bukan mau cari jabatan, kita cuma pengin suara mahasantri gak cuma dipakai buat yel-yel. Tapi didengar sampai ke meja musyawarah.” Lalu ia menambahkan, “Kalau nanti kalah, ya nggak papa. Paling enggak, kita udah nyoba berdiri. Biar nggak jadi santri yang cuma duduk dan nunggu giliran.”

Soal chemistry dengan Adib? “Saya sama Waweng udah biasa ribut—tapi ributnya pakai referensi. Jadi kalau debat, bukan karena baper, tapi karena footnote-nya beda,” kata Eka sambil tertawa kecil. Adib pun tak kalah jenaka saat diminta komentarnya. “Ya saya ikut Eka karena saya tahu dia orang yang bisa bikin yang berat jadi cair, yang ribet jadi runut. Lagian, kalau dia nyebur, masak saya tinggal di pinggir? Saya bukan tipikal yang ninggalin kawan. Kecuali pas lari pagi,” seloroh Waweng dengan senyum jail.
Eka tahu persis modal politiknya. Popularitasnya di kalangan mahasantri bukan isapan jempol. Gaya bicaranya luwes. Ia bisa melucu sekaligus menyampaikan ide besar tanpa kehilangan pendengar. Ada yang bilang cara bicara Eka mirip Anies Baswedan—naratif dan membius. Tapi cara ia membaur, merangkul yang diam, dan nongkrong bareng santri junior juga mengingatkan pada gaya Jokowi: merakyat dan tak berjarak.

Lalu, bagaimana jika harus berhadapan dengan calon-calon senior?
Eka menjawab ringan. “Namanya juga demokrasi. Senioritas itu budaya pondok, bukan syarat jadi pemimpin. Kalau niat baik dan bisa kerja, ya harusnya rakyat yang tentukan. Bukan angkatan.” Ia lalu menambahkan setengah bercanda, “Lagian, pengalaman itu penting, tapi jangan sampai jadi alasan buat nutup pintu orang baru. Kalau gitu, sejarah bakal macet.”
Soal partai? Eka realistis. Ia menyadari medan politik Mahad Aly tidak semudah ruang musyawarah. Ia mungkin harus melobi ketua-ketua partai besar: Partai Kompas yang dikenal ideologis, Partai Sayap Kanan yang militan, atau Partai Api yang kini dikuasai Fazal HijazI, politisi muda yang juga masuk bursa capres. Tapi Eka juga punya rencana cadangan: “Kalau nggak ada partai yang ngusung, ya saya maju independen. Atau, kalau perlu, kita bentuk partai sendiri. Tapi semua lihat nanti. Apakah KPU Mahad Aly izinkan jalur independen? Kita tunggu saja…”


Yang jelas, peta politik semakin menarik. Selain Eka, sudah ada beberapa nama lain yang diperbincangkan. Ada Khazmi, yang saat ini menjabat sebagai wakil dari Rifaul Fikri,yang dinilai paling logis melanjutkan tongkat estafet. Lalu Imdad, ketua UKM Syinaatus Syi’ri, yang punya basis massa dari kalangan penyair dan sastrawan. Dan tentu saja Fazal Hijazi, sang pemilik panggung media yang juga Ketua Partai Api, satu-satunya partai yang saat ini bisa mengendalikan opini publik. Ataupun nama-nama lain yang muncul di lategame nanti.



Apakah ini hanya strategi awal untuk mengukur suhu politik, atau benar-benar manuver serius Eka dan Waweng?Atau mungkin hanya gurauan mereka saja ??Kita lihat saja nanti perkembangannya. Satu hal yang pasti: Pemilu Mahad Aly 2025 tidak akan membosankan. Dan satu hal lagi: kita semua sedang menyaksikan panggung latihan demokrasi masa depan, yang aktornya bisa saja suatu hari nanti memimpin lembaga,atau bahkan bangsa.
Tunggu perkembangan selanjutnya. Juni masih di depan. Tapi panggung sudah mulai dipasang. Dan Eka? Ia sudah memesan mikrofon. Tinggal menunggu giliran bicara.
Atau seperti katanya sendiri, “Kalau micnya rebutan, ya kita bawa sound system sendiri. Biar suaranya nggak nyasar.”ya
- Borong Gelar Juara, Santri Andalusia Dominasi Olimpiade Bahasa Arab 2026 Tingkat Kabupaten Banyumas
BANYUMAS – Delegasi santri dari Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia Kebasen sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Berdasarkan surat… - Kenalkan Tradisi Literasi Pesantren, Mahasantri Ma’had Aly Andalusia Berikan Buku kepada Tokoh dan Ulama Nasional
Banyumas – Di sela rangkaian Harlah dan Haflah Akhirussanah ke-13 Pondok Pesantren At-Taujieh Al-Islamy 2 Andalusia, Mahasantri Ma’had Aly Andalusia kembali menorehkan langkah penting dalam ikhtiar memperkenalkan tradisi literasi pesantren.… - Dari Pesantren ke Panggung Literasi Nasional: Mahasantri Ma’had Aly Andalusia Bedah Buku di BIL Fest 2026
PURWOKERTO – Kabar membanggakan kembali datang dari Ma’had Aly Andalusia. Dalam gelaran Banyumas International Literacy Festival (BIL Fest) 2026 yang berlangsung di Hetero Space Purwokerto, Selasa (16/6/2026), salah satu mahasantri… - Selamat atas Vonis Anda Hari Ini, Sampai Jumpa di Pengadilan yang Tak Bisa Disuap
Dahulu, sebelum mengutus Mu’adz bin Jabal sebagai hakim ke Yaman, Rasulullah ﷺ menguji kesiapan beliau dalam memutuskan suatu perkara. Dengan tegas, Mu’adz menyatakan akan bersandar pada Al-Qur’an, Sunnah, dan ijtihad… - UKM Jurnalistik dan Literasi Andalusia Cetak Karya Kedua, Buku Tafsir 234 Halaman Resmi Terbit
Banyumas, 4 Juni 2026 — UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia kembali menorehkan prestasi di bidang literasi dengan menerbitkan buku ber-ISBN kedua berjudul Meniti Jembatan Tafsir: Antologi Artikel Tafsir…
Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan berbagai artikel yang inspiratif dan bermanfaat tentang kehidupan akademik, program pendidikan, kegiatan santri, dan berbagai info penting lainnya. Segera kunjungi situs official Ma’had Aly Andalusia untuk memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda!
follow Media Sosial
#SANTRILELERMENDUNIA