Senin, 24 Agustus 2026, Ma’had Aly Andalusia menggelar acara peringatan Milad ke-6 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang berlangsung di Auditorium Ma’had Aly Andalusia tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh mahasantri dan dewan muhadir. Antusiasme seluruh peserta membuat rangkaian acara berlangsung dengan meriah sekaligus khidmat. Kegiatan dimulai pada pukul 20.00 WIB dan dibuka oleh pembawa acara, Saudara Ahmad Mahbub Atoillah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Saudara Imdadurrohman dengan penuh khidmat. Setelah itu, suasana semakin semarak dengan pembacaan Maulid Simtudduror yang dipimpin oleh munsyid dan Ustadz Lutfi Faozan, diiringi tim hadroh Ma’had Aly Andalusia. Selepas pembacaan Maulid Simtudduror, acara dilanjutkan dengan sambutan perwakilan Dewan Muhadir yang disampaikan oleh Ustadz Rohli Maulana, Lc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan acara, khususnya Dewan Mahasiswa (DEMA) Ma’had Aly Andalusia.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Rohli Maulana, Lc. juga mengenang perjalanan awal berdirinya Ma’had Aly Andalusia. Beliau mengisahkan bahwa pada tahun 2020, dirinya bersama Ust. Agus Hilmi Mubarok mulai membangun Ma’had Aly atas perintah dan petunjuk Abah Anam. Pada masa awal tersebut, kegiatan Ma’had Aly masih berpindah-pindah tempat. Ruang kelas bahkan sempat meminjam fasilitas milik SMA dan perpustakaan. Beliau menggambarkan kondisi tersebut seperti “bangsa nomaden” yang selalu berpindah-pindah tempat tinggal.
Perjalanan tersebut kemudian mengalami perkembangan pada tahun 2021. Gedung Zawiyah selesai dibangun dan dikhususkan serta diresmikan sebagai fasilitas milik Ma’had Aly Andalusia. Tidak lama setelah itu, terbentuk pula DEMA yang menjadi salah satu fondasi dalam sistem kemahasiswaan Ma’had Aly Andalusia untuk perjalanan di masa yang akan datang.
Perkembangan Ma’had Aly Andalusia juga terlihat dari jumlah mahasantri yang terus bertambah. Dari yang pada awalnya hanya berjumlah 38 mahasantri, kini jumlahnya telah mencapai kurang lebih 228 mahasantri.
Di akhir sambutannya, Ust. Rohli Maulana, Lc. mengajak seluruh mahasantri untuk mengikrarkan persaudaraan. Beliau meminta seluruh mahasantri untuk saling berpegangan tangan sembari menuntun mereka mengucapkan ikrar bersama.
Beliau menyampaikan pesan:
أَصْبَحْنَا إِخْوَةً فِي اللهِ، النَّاجِحُ مِنَّا يَأْخُذُ بِيَدِ أَخِيهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Jadilah kita saudara karena Allah. Siapa di antara kita yang berhasil, hendaknya ia menggandeng tangan saudaranya pada hari kiamat.”
Setelah sambutan dan ikrar selesai, acara dilanjutkan dengan Pemotongan Tumpeng yang menandakan Rangkaian acara Milad ke-6 Ma’had Aly telah selesau dan Doa penutup yang dipimpin oleh Ustadz Mawahiburrohman. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peringatan Milad ke-6 Ma’had Aly Andalusia sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan Ma’had Aly Andalusia selama tujuh tahun, sekaligus mempererat ukhuwah di antara seluruh mahasantri dan dewan muhadir. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat untuk terus meneguhkan semangat keilmuan, persaudaraan, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.







