Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan bentuk pengendalian diri dan ibadah yang telah ada sejak zaman dahulu. Umat sebelum Islam juga mengenal puasa, seperti dalam ajaran Yahudi dan Nasrani. Bahkan, sejarah puasa sudah ada sejak zaman kuno dan ditemukan dalam berbagai agama serta tradisi spiritual.
Pada zaman Mesir Kuno, puasa dilakukan sebagai bagian dari ritual keagamaan dan persiapan spiritual, termasuk yang dilakukan oleh para pendeta sebelum melaksanakan ritual di kuil. Dalam peradaban Romawi dan Yunani, filsuf seperti Pythagoras dan Socrates mempraktikkan puasa untuk menjaga kesehatan dan menjernihkan pikiran. Sementara itu, dalam ajaran Hindu, puasa disebut upavasa dan dilakukan pada hari-hari tertentu sebagai bentuk pengendalian diri. Buddha Gautama juga diyakini menjalani puasa ekstrem sebelum menemukan konsep “Jalan Tengah” (Middle Way).

Dalam Islam, puasa didefinisikan sebagai menahan diri dari makan, minum, berhubungan suami istri, serta segala hal yang membatalkan puasa, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan niat karena Allah Swt. Pada awal Islam, puasa dilakukan tiga hari setiap bulan dan pada hari Asyura. Kemudian Allah Swt. menurunkan ayat berikut:
يَا أَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Ayat ini menjadi dasar kewajiban puasa bagi umat Islam dan menunjukkan bahwa ibadah puasa juga telah disyariatkan kepada umat sebelumnya dengan tujuan membentuk ketakwaan.

Setelah itu, Allah Swt. menurunkan ayat berikut:
أَيَّامًا مَّعْدُودَٰتٍۚ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُۥ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍۖ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌۭ لَّهُۥۚ وَأَن تَصُومُوا۟ خَيْرٌۭ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
“(Puasa itu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kalian sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 184)
Awalnya, ayat ini memberikan pilihan bagi orang yang kesulitan berpuasa (tetapi masih mampu) untuk menggantinya dengan fidyah, yaitu memberi makan orang miskin. Namun, kemudian Allah Swt. menurunkan ayat yang lebih tegas mengenai kewajiban puasa di bulan Ramadan:
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًۭى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍۢ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍۢ فَعِدَّةٌۭ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kalian menyaksikan (masuknya) bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu berbuka), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesulitan bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185)


Ayat ini memperjelas bahwa puasa di bulan Ramadan menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu menjalankannya. Sementara itu, orang yang sakit atau dalam perjalanan mendapatkan keringanan untuk berbuka, tetapi wajib menggantinya di hari lain. Allah Swt. menegaskan bahwa tujuan dari kewajiban ini bukan untuk menyulitkan manusia, melainkan agar mereka mendapatkan kemudahan dan menjadi hamba yang bersyukur.
Puasa telah menjadi bagian dari berbagai peradaban dan agama sejak zaman kuno. Dalam Islam, puasa merupakan ibadah yang diperintahkan Allah Swt. untuk meningkatkan ketakwaan. Sejarah pensyariatan puasa dalam Islam berkembang secara bertahap, dari puasa beberapa hari dalam sebulan hingga akhirnya diwajibkan pada bulan Ramadan. Allah memberikan keringanan bagi yang memiliki uzur, tetapi tetap menegaskan bahwa puasa adalah bentuk ibadah yang membawa manfaat besar, baik secara spiritual maupun fisik.
oleh : Khuriyatul firdaus
- SANTRI ANDALUSIA PEDULI KARHUTLA
BANYUMAS – Pada hari Rabu, 21 Oktober 2026, Pondok Pesantren Attaujieh Al-Islamiy 2 Andalusia mengadakan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Diikuti oleh ribuan santri, perlombaan ini menjadi pengingat… - Wisuda ke 3 Ma’had Aly Andalusia. Gus Anam Tulis Syi’ir Khusus Untuk Wisudawan Begini Bunyinya…
BANYUMAS – Pada hari Senin, 19 Oktober 2026, sebanyak 38 mahasantri Ma’had Aly Andalusia resmi mengikuti prosesi wisuda gelar Sarjana Sastra Arab (S.S.A) di Leler. Prosesi Wisuda Ke-3 ini menjadi… - Wisuda Bukan Akhir Proses Belajar. Syekh Fathi Al Azhariy Beri Peringatan Menohok!
BANYUMAS — Ma’had Aly Andalusia kembali menggelar prosesi Wisuda Ke-3 pada Senin (19/10/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan para mahasantri dalam menyelesaikan masa pendidikan, tetapi juga awal perjalanan… - Momen Bangga Wisuda ke-3 Ma’had Aly Andalusia: Apresiasi Khusus untuk Para Lulusan Terbaik
Sebanyak 38 mahasantri resmi mengikuti prosesi wisuda ke-3 Ma’had Aly Andalusia dengan khidmat. Prosesi diselenggarakan sebagai apresiasi atas keberhasilan para santri dalam menuntaskan studi. Momen ini dihadiri oleh Syaikh Prof.… - Selamat dan Sukses! Ma’had Aly Menyelenggarakan Wisuda Ke-3
BANYUMAS – Ma’had Aly Andalusia menyelenggarakan Wisuda ke-3 Program Takhassus Bahasa dan Sastra Arab pada Senin, 19 Oktober 2026. Prosesi kelulusan ini menjadi momen bersejarah bagi lembaga dalam mencetak generasi…
Berita Terkini Seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas !!!
Dapatkan update terbaru dan informasi menarik lainnya seputar Ma’had Aly Andalusia Leler Banyumas hanya di website resmi kami: maalyandalusia.ac.id. dan malyjurnalistik.com
Temukan berbagai artikel yang inspiratif dan bermanfaat tentang kehidupan akademik, program pendidikan, kegiatan santri, dan berbagai info penting lainnya. Segera kunjungi situs official Ma’had Aly Andalusia untuk memperluas wawasan dan mengikuti perkembangan terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda!
follow Media Sosial





