Ajibarang – Pada hari perayaan maulid Nabi (Selasa, 25/8/2026) tim redaksi Kompas walimah berkunjung ke kantor redaksi Bilfest.id, dengan perwakilan 2 reporter yaitu Mujiburrohman (mahasantri semester 3) dan Hisyam (mahasantri semester 5).
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus studibanding kompas walimah terkait jurnalistik, literasi, dan sistem media pemberitaan.
“Tugas jurnalistik itu mengkontruski ulang kejadian dan peristiwa yang terjadi dalam bentuk tulisan.” Ujar Mas Fikri Kuncen selaku salah satu redaktur Bilfest.id.
Ditemani kopi, jeruk, dan kue lapis legit Mas Fikri menjelaskan pentingnya santri untuk bisa menulis. Jika tidak ada yang menulis maka ruang lingkup media akan dipenuhi dengan berita-berita buruk tentang pesantren. Sudah kewajiban santri untuk menandingi fitnah tersebut.
Ibarat media itu seperti ruang-ruang kosong yang bisa diisi apa saja, dan keburukan bisa saja mengisi ruangan tersebut. Maka kebaikanlah yang bertugas mengisi seluruh ruang kosong yang ada di media.
Diskusi ini berlanjut dengan santai tanpa adanya batas ruang antara murid dan guru, Mas Fikri mengajarkan tentang siklus pemberitaan yang teratur, reporter ketika menghadapi sebuah event, hingga memberi wejangan terakhir:
“Penting untuk dipahami, berita tidak harus mempunyai kualitas yang amat bagus, namun harus diimbangin dengan berapa banyak kuantitas yang dihasilkan dari suatu kejadian.”
Perjumpaan ini menjadi lompatan besar bagi standarisasi liputan dan tolak ukur media untuk kompas walimah, dengan harapan bisa meraih kesuksesan belajar, khidmah kepada almamater, dan mendapatkan ridho guru hingga kiai.
